Jumat, 08 Maret 2013

PRESIDEN KOREA UTARA KIM JONG-UN SIAGAKAN MILITERNYA GEMPUR KOREA SELATAN


Kim Jong Un meminta semua kekuatan negaranya untuk siap bertempur melawan Korea Selatan.

Kim Jong Un
Presiden Korea Utara Kim Jong-Un


Jihad-Defence-Indonesia - PYONGYANG : Pengumuman sanksi PBB pada Korut ditanggapi dengan pemutusan pakta gencatan senjata perang Utara-Selatan 1953. Sanksi terbaru DK PBB pada Korut yaitu larangan bepergian diplomat asal Korut, perpindahan uang tunia dari dan ke Korut serta akses Korut terhadap barang-barang bernilai dan mewah. Sanksi juga membekukan aset serta larangan perjalanan terhadap tiga individu Korut serta pembekuan aktivitas dua perusahaan yang diduga terkait dengan keberadaan militer Korea Utara.

Dengan pelolosan sanksi PBB, Korea Utara menyerukan pada semua kekuatan negaranya untuk siap bertempur dengan Korea Selatan. Korea Utara siap melakukan serangan nuklir pendahulu pada para musuh-musuhnya dalam hal ini Korea Selatan dan Amerika.

Tidak hanya merobek gencatan senjata, Korea Utara juga menutup pintu perbatasan di Panmunjom. Seperti diketahui, wilayah ini adalah zona demiliterisasi. Pyongyang menegaskan bahwa semua jalur komunikasi langsung dengan Korsel akan segera diputus.

Meski ancaman Korut ini bukan kali pertama, tetapi banyak pengamat menyatakan bahwa tingkat keseriusan Korut kali ini lebih tinggi.

Keseriusan ini terlihat dari kunjungan Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un ke unit tempur di garis depan. Saat melakukan kunjungan ini Kim Jong-un memerintahkan tentaranya agar siap memusnahkan musuh.
Sumber : KLIK DISINI

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar