Jihad-Defence-Indonesia - Situbondo : Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono meminta para prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk terus mengasah kemampuan mental, meskipun memiliki peralatan tempur yang baik.

"Indonesia memiliki kekhasan, tantang bagi pertempuran dan peperangan di negeri ini. Karena itu, selain punya sistem pertahanan yang handal, prajurit harus punya mental tangguh, pantang menyerah dan siap kapan pun bertugas," kata Presiden usai menyaksikan simulasi serangan darat gabungan di Pusat Pelatihan Korps Marinir Karangteko, Situbondo, Jatim, Jumat.

Presiden mengatakan latihan mutlak dilakukan oleh para prajurit dan disesuaikan dengan tekanan saat pertempuran sesungguhnya, sehingga siap bila terjadi peperangan.

"Sebagaimana diketahui peperangan kompleks, pertempuran keras dan berdarah oleh karena itu latihan pertempuran harus keras," kata Presiden.