Jumat, 30 November 2012

BIN : OPM TERUS MENINGKATKAN KEGIATAN MENJELANG HUT OPM


Simpatisan Organisasi Papua Merdeka, OPM, dalam sebuah unjuk rasa di Jakarta.
Kepala Badan Intelijen Negara, Letnan Jenderal TNI Marciano Norman mengatakan, lembaganya mendeteksi adanya peningkatan kegiatan kelompok pro kemerdekaan menjelang ulang tahun Organisasi Papua Merdeka pada tanggal 1 Desember mendatang.
Jihad-Defence-Indonesia - Jakarta : "Setiap akan ulang tahun selalu ada langkah-langkah menunjukkan eksistensinya (kelompok pro kemerdekaan) dan untuk itu aparat di daerah sudah mengantipasinya, mengambil langkah-langkah agar persoalan itu bisa terkelola dengan baik," kata Marcianno di Jakarta, Jumat (30/11) siang.
"Kita menggunakan kekuatan-kekuatan di wilayah, tidak ada penambahan-penambahan (pasukan), kita sudah mengantisipasi itu semua."

Tambahan pasukan

Sedikit berbeda dengan Marciano, Kepala Kepolisian Indonesia, Timur Pradopo mengatakan mereka telah melakukan penambahan pasukan untuk memperkuat pengamanan di Papua.
Timur mengatakan bantuan pengamanan telah didistribusikan ke sejumlah wilayah Papua, seperti dilaporkan wartawan BBC Indonesia, Andreas Nugroho.
"Semua sudah terdistribusi pada seluruh wilayah," kata Timur tanpa mau menjelaskan jumlah pasukan tambahan yang dikirim ke wilayah tersebut.
"Sudah ada langkah-langkah yang yang disiapkan semuanya nanti tergantung dinamika di lapangan."
Sumber : KLIK DISINI

SKUADRON PERTAMA JET TEMPUR F-35 AS


Jihad-Defence-Indonesia - Departemen Pertahanan Amerika Serikat telah membentuk skuadron operasional pertama dari pesawat tempur F-35 Joint Strike Fighter (JSF). Pesawat tempur yang berfitur siluman dan memiliki kecepatan supersonik ini kedepannya dimaksudkan untuk menggantikan setidaknya tujuh jenis pesawat tempur yang saat ini digunakan oleh AS dan sekutunya.

Skuadron pertama F-35 ini telah dikirimkan pada Selasa, 20 November 2012 lalu ke skuadron Yuma di Arizona yang sebelumnya menggunakan F/A-18 Super Hornet sebagai Marine Fighter Attack Squadron (VMFA) 121.

Skuadron F-35 ini merupakan yang pertama dan ditujukan untuk digunakan dalam perang sesungguhnya. Versi B dari F-35 JSF dirancang untuk Korps Marinir, mampu lepas landas dan mendarat secara vertikal layaknya helikopter, telah juga tiba pada Jumat, 23 November 2012 lalu di Marine Corps Air Station Yuma, AS

Proyek US$ 396 miliar dari F-35, merupakan proyek termahal Pentagon yang telah dan sedang dikembangkan oleh pabrikan kedirgantaraan AS Lockheed Martin sejak tahun 2001.

F-35, yang dijuluki sebagai Lightning II (petir), dikembangkan dalam 3 versi, yaitu versi lepas landas dan mendarat vertikal untuk lokasi berbahaya atau dari kapal amfibi kecil, versi yang menggunakan landasan pacu konvensional (biasa) untuk Angkatan Udara, dan versi kapal induk untuk Angkatan Laut.

Pejabat Lockheed Martin menilai skuadron pertama dari F-35 ini merupakan tonggak penting bagi keberhasilan program, menunjukkan kepercayaan dari pemerintah AS dalam keamanan, kemampuan dan desain dari F-35.

Lockheed Martin saat ini setidaknya telah memproduksi sekitar 65 dari rencana 3.100 unit jet tempur F-35. Model F-35 untuk operasional (seri produksi) telah terbang lebih dari 5.000 jam yang dilakukan dalam 10 bulan pertama di tahun ini, seperti yang dikatakan Steve O'Bryan, wakil presiden Lockheed Martin untuk Pengembangan Bisnis dan Program Integrasi F-35.
Saat ini hanya pilot tes F-35 yang dizinkan mengoperasikan fitur F-35B, yaitu versi lepas landas dan mendarat secara vertikal
Richard Aboulafia, seorang analis kedirgantaraan dan wakil presiden untuk Grup Teal, mengatakan F-35 masih "jauh dari siap" untuk dioperasikan. Namun hal ini (skuadron operasional pertama) penting untuk Lockheed dan Korps Marinir untuk mengetahui kemampuan operasional dan keterbatasannya.

"Dari semua risiko dalam program F-35, hal yang paling rumit dan sebagai penguras anggaran adalah untuk menghasilkan F-35 versi lepas landas dan mendarat secara vertikal," kata Aboulafia.

"Mereka harus membuat program ini secepat mungkin, baik untuk melindungi anggaran dan untuk menggantikan armada sebelumnya yang sudah berumur dengan generasi berikutnya," kata Aboulafia.

Korps Marinir AS berharap bisa mendapatkan  17 dari 38 F-35 nya dalam pembelian untuk kontrak hingga 2012 ini, kata Kapten Richard Ulsh, juru bicara Korps Marinir AS. Total, Korps Marinir AS akan memperoleh 420 F-35, untuk ditugaskan di 18 skuadron aktif, dua skuadron cadangan dan dua skuadron pelatihan.

Menurut komandan Skuadron VMFA-121, Letnan Kolonel Jeff Scott, F-35 adalah pesawat yang luar biasa. Pesawat ini bukan hanya 1 langkah lebih maju dari pesawat tercanggih sebelumnya, namun lima atau enam langkah melampaui dari apa yang AS miliki saat ini.

Sensor integrasi dari F-35 sangat mengesankan. Komputernya mampu melakukan banyak pekerjaan dan memberikan pilot informasi yang akurat, lanjut Scott. Kemungkinan skuadron F-35 ini akan mulai terbang di sekitar wilayah Yuma pada Desember atau Januari 2013 sambil menunggu proses pemeriksaan, pemeliharaan dan lainnya.

Saat ini hanya pilot tes F-35 yang dizinkan mengoperasikan fitur F-35B, yaitu versi lepas landas dan mendarat secara vertikal. Kemungkinan, baru pada tahun depan skuadron pertama F-35 ini dilengkapi dengan pilot yang berkemampuan ini.

Dibawah ini sebuah video pendek yang menunjukkan sebuah F-35B lepas landas dan mendarat secara vertikal, mengesankan.
Sumber : KLIK DISINI

SEKJEN ASEAN PERINGATKAN CHINA

Sekjen ASEAN Peringatkan China
Wilayah Laut China Selatan yang menjadi sengketa antara China dengan sejumlah negara anggota ASEAN.


Jihad-Defence-Indonesia - Rencana Cina menggeledah kapal-kapal di perairan sengketa di Laut Cina Selatan hanya akan menambah ketegangan di kawasan.
"Reaksi saya adalah, langkah Cina ini akan memperburuk ketegangan. Ini perkembangan yang sangat serius," kata Sekjen ASEAN, Surin Pitsuwan, kepada kantor berita Reuters.
"Anda boleh mengajukan klaim, Anda boleh mengeluarkan kebijakan. Persoalannya adalah ada potensi salah paham dan salah hitung dapat menambah ketegangan dan berujung pada terjadinya insiden serius," tambahnya.
Pada Kamis (29/11/2012) pemerintah Beijing mengatakan polisi patroli perbatasan diberi kewenangan untuk menggeledah kapal-kapal di wilayah sengketa di Laut Cina Selatan.
Media pemerintah memberitakan polisi Cina dibolehkan menggeledah kapal-kapal asing di perairan Provinsi Hainan di Cina selatan.
Disebutkan bahwa kapal-kapal asing yang dianggap 'mengancam keamanan nasional' Cina bisa digeledah dan diusir.
Para pengamat mengatakan patroli Cina sebelumnya hanya dibolehkan memperingatkan kapal-kapal asing.
Langkah Cina diumumkan ketika Beijing membuat marah beberapa negara tetangga dengan mengeluarkan paspor yang memuat foto peta negara yang mencakup wilayah sengketa.
Vietnam, Filipina, dan Taiwan menyebut tindakan Cina ini melanggar kedaulatan mereka.
Keempat negara ini, bersama dengan Malaysia dan Brunei, mengajukan klaim wilayah di Laut Cina Selatan.
Sumber : KLIK DISINI

PENCURI GONDOL PERSENJATAAN KAPAL PERANG AL AUSTRALIA

Pencuri Gondol Persenjataan Kapal AL Australia
Sebuah kapal AL Australia sedang merapat di Pangkalan AL Darwin pada 2001.

Jihad-Defence-Indonesia - DARWIN :  Seorang pencuri berhasil menyusup ke dalam kapal AL Australia, HMAS Coonawara yang sedang merapat di Pangkalan AL Larrakeyah, Darwin dan mengambil sejumlah senjata api.

"Pencuri itu melumpuhkan penjaga, kemudian memasuki tempat penyimpanan senjata dan mengambil sejumlah senjata. Pencuri itu kemudian meninggalkan kapal sambil membawa beberapa senjata," demikian pernyataan resmi Dephan Australia tanpa memberikan rincian soal senjata yang hilang dicuri.

Sejumlah laporan mengatakan jenis-jenis senjata yang biasa ditemukan di kapal patroli kelas Armidale adalah senapan mesin, senapan serbu, dan pistol kaliber 9 mm termasuk amunisi.

"Polisi mendapat laporan menjelang pukul 01.00 dini hari tentang penyerangan terhadap seorang prajurit dan sejumlah senjata dicuri dari kapal patroli yang sedang merapat di pangkalan itu," kata Komandan Kepolisian Northern Territory, Richard Bryson.

"Polisi sudah menutup semua akses pangkalan dan setiap kendaraan yang ada kami periksa," kata Bryson.

Sementara itu, Panglima Angkatan Laut Australia Laksamana Madya Ray Griggsmemerintahkan investigasi atas sistem keamanan di semua kapal dan pangkalan angkatan laut.

"Insiden ini adalah ancaman bagi keamanan dan itu sangat memprihatinkan saya," kata Griggs kepada radio Fairfax sambil menambahkan insiden itu adalah yang pertama menimpa kapal Angkatan Laut Australia.

Sekitar 600 anggota AL Australia berada di wilayah Darwin dan sebagian besar bertugas menjaga perbatasan laut Australia.
Sumber : KLIK DISINI

BERITA FOTO : HELIKOPTER BELL 412EP PESANAN TNI

NBell 412 EP

Jihad-Defence-Indonesia - Bandung : Teknisi memasang komponen di helikopter Bell 412 EP yang tengah diproduksi di hanggar PT Dirgantara Indonesia, Bandung, kemarin. 
 
TNI memesan enam pesawat dari PT DI yaitu tiga pesawat CN 235, dua helikopter Super Puma NAS332 C1, serta satu helikopter Bell 412 EP untuk memperkuat alutsista yang ada.
Sumber : KLIK DISINI

TNI DAN DIPLOMASI PERTAHANAN



Jihad-Defence-Indonesia - Tentara Nasional Indonesia (TNI) pada usia yang sudah melewati angka 67 tahun—sedikit lebih muda dari republik ini—masih menghadapi berbagai kekurangan dalam berbagai aspek pertahanan Indonesia.

Misalkan saja, publik menilai anggaran pertahanan hingga kini masih tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan utama TNI, utamanya sistem persenjataan. Anggaran pertahanan memang telah meningkat konstan sejak 2011, ketika pemerintah mengalokasikan Rp 47,5 triliun (USD 4,95 miliar) saat itu. Anggaran tersebut kembali meningkat 35,58% menjadi Rp 64,4 triliun pada 2012. Anggaran pertahanan meningkat lagi 20,65% menjadi Rp 77,7 triliun dalam rancangan APBN 2013.

Anggaran sebesar ini akan membuat Kementrian Pertahanan menjadi lembaga negara dengan anggaran tertinggi tahun depan. Meski meningkat, masih banyak yang meragukan anggaran itu dapat secara maksimal memenuhi kebutuhankebutuhan utama TNI. Upaya untuk mencapai kekuatan minimum esensial saja masih jauh dari kenyataan. Pada umur yang ke-67 tahun ini angkatan perang RI harus mengevaluasi kembali apa yang telah mereka lakukan dalam membangun posturnya sesuai perkembangan yang terjadi di lingkungan strategisnya.
Maket Torpedo Seahake PT DI
*** Rasanya sudah cukup lama dan tidak berlebihan bila TNI tidak melakukan modernisasi alat utama sistem senjata (alutsista). TNI harus sadar bahwa banyak alutsista TNI yang perlu diganti dan dimodernisasi. Sejalan dengan pertumbuhan ekonomi dan kemampuan negara yang semakin meningkat dari waktu ke waktu, anggaran di bidang pertahanan juga ditingkatkan, dengan prioritas mengganti alutsista dengan yang lebih baru dan lebih modern.

Diskusi publik mengenai TNI dan berbagai aspeknya hingga kini sepertinya tidak pernah bergeser dari persoalan alutsista, anggaran pertahanan, postur pertahanan, kemampuan tempur, dan lain-lainnya yang lebih banyak berkaitan dengan aspek “internal” TNI. Aspek lain dari TNI yang tidak boleh dilupakan dan terlalu penting untuk diabaikan adalah peran TNI dalam membangun lingkungan regional yang lebih stabil.

Unsur-unsur TNI memang telah sejak lama membangun hubungan bersahabat dengan negara-negara lain baik negara-negara di Asia Tenggara maupun di luar kawasan Asia Tenggara. TNI selama ini, dan untuk seterusnya, akan menikmati hasil diplomasi Pemerintah Indonesia terhadap negara lain, misalnya Korea Selatan, Amerika Serikat, China dan beberapa negara Eropa lainnya. Dari diplomasi itu, TNI mendapatkan setidaknya akses ke sumber-sumber dan kebutuhan-kebutuhan pertahanan yang tidak mungkin dipenuhi di dalam negeri.

Dalam konteks ini, pemerintah telah melakukan diplomasi pertahanan antara lain dengan negara- negara yang disebutkan di atas untuk kepentingan pembangunan kekuatan TNI. Keterlibatan TNI dalam masalah-masalah internasional kerap dikaitkan dengan partisipasinya dalam pasukan penjaga perdamaian PBB. Melalui keterlibatan ini TNI tidak hanya ingin membuktikan bahwa mereka merupakan bagian penting dalam proses pemeliharaan perdamaian internasional, tetapi mereka juga menjalankan setidaknya salah satu aspek penting dari diplomasi pertahanan, yaitu membangun saling percaya dan pencegahan konflik.

Postur TNI merupakan isu yang hingga kini selalu menjadi perhatian publik, tidak selalu harus dilihat dari perspektif kapabilitas pertahanan. Dalam konteks partisipasi TNI dalam bingkai operasi pemeliharaan perdamaian, postur TNI lebih merujuk pada kemampuannya menopang proses penjagaan perdamaian. Profesionalisme prajurit TNI dalam mengemban tugas pemeliharaan perdamaian secara legal formal selalu diakui PBB.

Pada bulan September lalu, misalnya, 167 prajurit TNI anggota Kontingen Garuda XXXIIA/ Minustah (Misi PBB untuk Stabilisasi Haiti) menerima penghargaan medali PBB atau Medal Parade. Penghargaan PBB lain juga diberikan Juli lalu kepada prajurit TNI yang bertugas dalam Satgas Kontingen Garuda pada misi perdamaian di Lebanon. Diplomasi pertahanan TNI memang perlu, tetapi diplomasi pertahanan TNI itu tidak cukup hanya dipotret dari partisipasinya dalam misi-misi pemeliharaan internasional PBB.

Di Asia Tenggara, TNI juga harus melihat diplomasi pertahanan ini sebagai sesuatu yang memainkan peran kunci dalam membentuk arsitektur keamanan regional dan internasional. Peran semacam itu dapat di lihat bukan hanya pada level bilateral, tetapi juga multilateral. Di level regional, ASEAN telah merintis pada 2006 berdiri sebuah Forum Pertemuan Para Menteri Pertahanan ASEAN (ASEAN Defense Ministerial Meeting/ADMM) dan pada 2010 pertemuan itu diperluas dengan mencakup negara-negara mitra dialog ASEAN. Selain pertemuan-pertemuan itu, di level Asia Tenggara juga dibentuk pertemuan para panglima angkatan bersenjata dan para kepala staf angkatan. Jajaran TNI dan Kementerian Pertahanan hampir tidak pernah absen dalam pertemuan-pertemuan semacam itu.

*** Sebagai bagian dari diplomasi pertahanan Asia Tengara, keterlibatan jajaran TNI dalam pertemuan-pertemuan regional itu adalah untuk membangun persepsi yang sama dengan angkatan bersenjata negara-negara ASEANlain dan mitranya mengenai keamanan regional, meningkatkan saling percaya dan mengidentifikasi bidang-bidang baru untuk kerja sama. Ini sesuai dengan salah satu aspek dari teori diplomasi pertahanan, yaitu membangun saling percaya (defense diplomacy for confidence building measures).

Cottey and Forster (2004) memberikan daftar aktivitas yang masuk dalam kategori diplomasi pertahanan, termasuk, tetapi tidak terbatas pada kontak antara para perwira senior militer dan perjanjian kerj sama pertahanan bilateral. TNI telah melakukan aktivitas semacam itu untuk membuktikan sikap proaktif TNI dalam membangun saling percaya. Sejak ADMM digulirkan tahun 2006, TNI dan Kementerian Pertahanan telah terlibat secara aktif dalam forum itu.

Unsur-unsur TNI bahkan telah terlibat lama sebelum ADMM dibentuk, misalnya di the ASEAN Chiefs of Army Multilateral Meeting (sejak 2000), the ASEAN Chiefs of Defence Forces Informal Meeting (sejak 2001), the ASEAN Navy Interaction (sejak2001), the ASEAN Air Force Chiefs Conference (sejak 2004), the ASEAN Military Intelligence Meeting (sejak 2005). Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa ADMM berfungsi sebagai kerangka menyeluruh di mana kegiatan-kegiatan angkatan bersenjata ASEAN yang beragam itu sejak 2006 sampai dengan sekarang dapat dilakukan dalam satu forum.

Peran internasional Indonesia yang di dalamnya juga melibatkan unsur TNI adalah Jakarta International Defense Dialogue (JIDD) yang dirintis sejak 2011. JIDD ini adalah forum dialog pertahanan terbesar di Asia Tenggara dan forum ini merupakan bukti lain kiprah TNI dalam diplomasi pertahanan, utamanya dalam membangun saling percaya. Hal yang menarik dari JIDD 2012 adalah pandangan Menteri Luar Negeri Brunei Darussalam yang menganjurkan perlunya kawasan Asia-Pasifik membangun doktrin diplomasi pertahanan.

TNI harus menangkap pesan itu sebagai bagian dari upaya untuk menciptakan ruang lebih besar lagi dalam membangun saling percaya dan kerja sama pertahanan. Potret TNI kini dan masa depan tidak melulu soal kapabilitas dalam membangun pertahanan Indonesia, soal anggaran, dan tidak pula hanya soal alutsista.

Konteks kekinian harus dilihat TNI sebagai awal untuk kembali memikirkan dan memperkuat profil internasionalnya, misalnya dengan melansir cetak biru diplomasi pertahanan. Cetak biru diplomasi pertahanan ini akan menjadi fondasi kontribusi TNI dalam mencegah konflik-konflik baru di kawasan Asia Tenggara di masa depan.

RODON PEDRASON
Dosen Universitas Pertahanan Indonesia;
Mahasiswa Doktorat di Heidelberg University,Jerman;
Penerima Beasiswa Unggulan Dikti Kemdikbud RI  
Sumber : KLIK DISINI

SISTEM CIWS CANGGIH UNTUK PKR 10514 TNI-AL



Jihad-Defence-Indonesia - Jakarta : Hingga nanti selesai produksi dan operasional penuh di TNI-AL, proyek PKR 10514 tetap menarik perhatian dan banyak mengandung misteri. Misteri itu antara lain mengenai kemampuan sesungguhnya dari calon Fregat andalan TNI-AL ini. Pihak PT.PAL selaku produsen bekerja sama dengan Damen Schelde masoh pelit berbagi informasi. Jika ditanya mengenai persenjataan misalnya, PT.PAL selalu menjawab, pihak user (TNI-AL) yang memutuskan. Namun hal ini wajar saja, lantaran dalam perjalanannya nanti, bisa jadi banyak spesifikasi dan desain yang berubah.

Akan tetapi, sedikit titik terlihat pada ajang Indodefence 2012 lalu. Di booth Damen, terlihat poster dan booklet mengenai PKR10514. Tidak banyak perubahan dibandingkan desain PKR sebelumnya. Namun satu yang menarik perhatian adalah adanya sesosok kubah meriam kecil di atas meriam utama. Tak salah lagi.. itulah sistem Pertahanan Jarak Dekat (CIWS) yang nantinya akan diadopsi oleh PKR Indonesia.Melihat dari bentuknya, bolehlah kita menduga sistem CIWS yang dipakai itu adalah Oerlikon Millennium 35mm Naval Gun System. Untuk memudahkan, kita sebut saja sistem CIWS ini sebagai Millenium 35mm. 


Jika benar PKR10514 menggunakan Millenium 35mm, maka ini sebuah lompatan jauh bagi TNI-AL. Seperti diketahui, Millenium merupakan salah satu sistem CIWS teranyar yang dilansir. Millenium 35mm aslinya merupakan pengembangan dari sistem arhanud Oerlikon 35mm yang berbasis di darat.


Dalam operasinya Millenium 35mm mampu menyemburkan hingga 1000 peluru per menit. Kelihatannya memang lebih rendah dibandingkan CIWS lainnya seperti Phalanx atau Goalkeeper. Akan tetapi, rahasinya bukan di daya sembur. Inilah rahasia Millenium 35mm, yaitu munisi AHEAD. Munisi AHEAD ini diyakini mampu menangkis semua serangan terhadap kapal. Cara kerjanya, ketika melesat meninggalkan laras, pengatur waktu pada kepala peluru bekerja. Pengatur waktu itu ditentukan berdasarkan penghitungan komputer terhadap sasaran.

Lalu pada jarak sekitar 10-30 meter menjelang sasaran, kepala munisi akan pecah dan melontarkan sebanyak 152 proyektil kecil. Proses pecahnya kepala munisi pun telah diatur sehingga 152 proyektil tersebut akan membentuk semacam tameng, dan menghalangi benda apapun yang akan menerobosnya. Proyektil yang menjadi pagar tersebut memang kecil. Namun saking banyaknya Proyektil yang "melukai" sasaran, maka sasaran akan kehilangan aerodinamika lalu akhirnya terjatuh.Bahkan Oerlikon juga berani mengklaim, sistemnya ini telah berhasil menjatuhkan mortir yang ditembakan.

Keunggulan lainnya dari Millenium 35mm adalah kemudahan pemasangan. Memasang Millenium bahkan tak perlu melubangi Hull kapal, karena sistem ini bekerja secara mandiri. Maksudnya, pasokan peluru ditempatkan pada kubah dan tak memerlukan ruangan khusus amunisi. Hanya dibutuhkan waktu sekitar 1 jam untuk memasang Millenium pada kapal.

Desainnya yang kompak juga merupakan keuntungan. Millenium 35mm hanya membutuhkan ruangan seluas 6 meter persegi. Bobot total Millenium 35mm lengkap dengan 252 peluru sendiri hanya sekitar 3,2 ton. Hmmm... sangat menarik bukan? semoga saja benar PKR-10514 TNI AL nantinya menggunakannya.

Sumber : KLIK DISINI

MEMBANGUN KEMANDIRIAN BANGSA DALAM INOVASI IPTEK PEROKETAN

Proses uji statik roket sedang berlangsung di Pusat Teknologi Roket Lapan Tarogong, Bogor, Jawa Barat

Jihad-Defence-Indonesia - Bogor : Tak seperti biasanya, sore itu (13/11) Pusat Teknologi Roket Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) yang berada di Tarogong, Kecamatan Rumpin, Bogor, Jawa Barat, ramai oleh hiruk pikuk kerumunan orang. 

Tak kurang dari seratus orang peserta Forum Bakohumas bekerjasama dengan Kementerian Riset dan Teknologi, antusias ingin menyaksikan demonstrasi uji statik roket yang pembuatan, perakitan hingga pengujiannya dilakukan oleh anak-anak bangsa di Pusat Teknologi Roket ini. Sukseskah uji statik roket tersebut?

Sebagai lembaga penelitian dan pengembangan, LAPAN memiliki tugas pokok melaksanakan tugas pemerintah di bidang penelitian dan pengembangan kedirgantaraan dan pemanfaatannya sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. 

Dalam pelaksanaan tugas tersebut, LAPAN memiliki empat pilar utama yakni bidang sains antariksa, bidang penginderaan jauh, bidang teknologi dirgantara serta bidang pengkajian kebijakan dan informasi kedirgantaraan. Teknologi roket, penerbangan dan satelit merupakan bagian dari bidang teknologi dirgantara yang hadir melalui Kedeputian Teknologi Dirgantara LAPAN.

Mendengar kata roket, asosiasi sebagian orang langsung tertuju pada teknologi pertahanan dan keamanan, hulu ledak dan peluru kendali untuk tujuan perang. Padahal, teknologi roket tak melulu soal perang dan invasi. Didalamnya ada proses inovasi ilmu pengetahuan dan teknologi yang berguna bagi hajat hidup orang banyak.

Tak kenal maka tak sayang, pepatah ini rasanya tepat untuk memulai perkenalan lebih jauh dengan Pusat Teknologi Roket LAPAN. Dalam menjalankan tugasnya, Pusat Teknologi Roket mengemban fungsi untuk penelitian, pengembangan dan perekayasaan teknologi motor roket, teknologi struktur dan mekanik, teknologi propelan serta teknologi kendali dan telemetri. Fungsi tersebut dijalankan untuk mencapai visi jangka panjang untuk mewujudkan kemandirian bangsa dalam inovasi ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang peroketan.

Uji Statik


Dalam ranah iptek peroketan, sebuah roket yang berhasil dibuat tak serta merta bisa langsung diluncurkan. Tahapan yang harus dilaluinya cukup kompleks, salah satunya harus melalui proses yang dinamai uji statik. Beruntung, rombongan peserta Forum Bakohumas yang hadir pada sore itu bisa melihat proses uji statik tersebut.

Untuk uji statik, biasanya dilakukan instalasi alat pengukur performa roket terlebih dahulu. Kepala Bidang Teknologi Motor Roket Ir. Saeri, M.Si menyebutkan beberapa alat tersebut terdiri dari alat untuk mengukur daya dorong, tekanan, vibrasi, temperatur, dan data visual. Sejumlah peralatan itu, jelas Saeri, akan menentukan apakah motor roket layak menjalani uji terbang atau tidak.

"Untuk yang ingin menonton uji statik harap mengambil jarak aman dan mencari posisi menyelamatkan diri masing-masing, semoga uji roket sore ini berhasil," tegas Saeri sebelum uji statik dilakukan. Antusiasbercampur rasa was-was dapat terlihat dari wajah peserta Forum Bakohumas. Pasalnya, sempet beredar ‘guyonan’ bahwa roket yang akan diuji statik termasuk roket reject dikarenakan pasokan roket yang dalam kondisi prima telah habis untuk diuji statik. Namun hal itu tidak terbukti karena uji statik berlangsung sukses.

Sebelumnya, mereka disuguhi tayangan video uji terbang berbagai roket yang berhasil dikembangkan LAPAN. Dalam video yang ditampilkan, peserta Forum Bakohumas bisa melihat proses uji terbang yang biasanya dilakukan di Balai Produksi dan Pengujian Roket LAPAN, Pameungpeuk, Garut, Jawa Barat. Video resolusi tinggi tersebut mampu menampilkan uji terbang roket dari berbagai sisi serta dalam gerak lambat hingga kecepatan 300 frame per seconds (fps).

RX 550


Pada 2012 ini, agenda besar peroketan LAPAN ialah dua kali uji statik roket RX-550 serta satu kali uji terbang roket tersebut. Uji statik tersebut merupakan perbaikan dan kelanjutan program uji statik yang telah dilakukan pada 2011. Tujuannya untuk menguji hasil fabrikasi nosel yang tahun sebelumnya masih mengalami masalah serta meningkatkan kinerja roket RX-550 guna mencapai daya dorong sebesar 25ton dengan waktu pembakaran selama 15 detik.

Lebih jauh, nama roket RX-550 diambil dari diameter motor roket yang berdiameter 550 milimeter dengan panjang motor roket mencapai 6 meter. Sedangkan panjang keseluruhan roket bisa mencapai lebih dari 9 meter. Fungsi khusus roket RX-550 adalah sebagai pendorong (booster) utama yang akan membawa satelit ke luar angkasa dengan kapasitas bahan bakar jenis HTPB (hydroxyl toluen polybutadiene) sebanyak 1,8 ton.

Roket ini diprediksi memiliki jarak tempuh sejauh 150 km dengan jangkauan sepanjang 300 km. Roket RX-550 ini tidak lain dari roket penyempurnaan beberapa roket produksi LAPAN sebelumnya, yaitu RX- 420 di tahun 2009 dan RX-320 di tahun 2008.
Sumber : KLIK DISINI

PM PALESTINA TERIMA SECARA KHUSUS RELAWAN INDONESIA

PM Palestina Terima Secara Khusus Relawan Asal Indonesia
PM Palestina Terima Secara Khusus Relawan Asal Indonesia
Jihad-Defence-Indonesia - Gaza : Perdana Menteri Palestina Ismail Haniya menerima secara khusus relawan kemanusiaan Indonesia yang tergabung dalam Komite Nasional untuk Rakyat Indonesia (KNRP).
Pada kesempatan tersebut KNRP menyerahkan secara langsung bantuan masyarakat Indonesia yang dikumpulkan melalui sejumlah lembaga kemanusiaan di Indonesia, di antaranya PKPU, ACT, Dompet Dhuafa, Darul Quran, Ikadi Jawa Timur, Bulan Sabit Merah Indonesia, Spirit of Aqsho, dan Adara International Relief.
Menurut Ketua KNRP Suripto, bantuan yang diserahkan dalam bentuk obat-obatan, alat kesehatan, dan uang tunai. "Total sumbangan berjumlah lebih kurang satu juta dolar AS," jelas Suripto.
Penyerahan bantuan dilakukan setelah pertemuan antara PM Haniya dengan rombongan Komisi I DPR dan Relawan Indonesia, di kediaman PM Haniya di Gaza, Kamis (29/11/2012) petang.
PM Haniya menyatakan, sangat berterima kasih atas segala bentuk perhatian pemerintah dan masyarakat Indonesia terhadap rakyat Palestina. Ia mengungkapkan, rakyat Palestina senantiasa mengikuti aksi-aksi yang dilakukan oleh Pemerintah maupun rakyat Indonesia dalam mendukung perjuangan bangsa Palestina.
"Melalui televisi kami menyaksikan, ribuan orang termasuk wanita dan anak-anak turun ke jalan untuk meneriakkan dukungan kepada perjuangan rakyat Palestina," kata Haniya.
"Kami berterima kasih dan sangat menghargai mereka yang keluar rumah untuk melakukan aksi turun ke jalan mendukung perjuangan kami. Kami juga berterima kasih kepada mereka yang tidak keluar rumah, tetapi menadahkan tangan, berdoa untuk kebebasan bangsa Palestina dari penjajahan Israel," imbuh dia.
Lebih lanjut Haniya menyatakan, kedatangan delegasi Indonesia, yang secara geografis sangat jauh dari Palestina, membangkitkan semangat bangsa Palestina, sekaligus menunjukkan bahwa rakyat Palestina tidak sendirian menghadapi penjajahan Israel. "Ini juga sekaligus membawa pesannpenting kepada Israel bahwa Palestina tidak sendirian," imbuh dia.
Haniya menyebutkan, bahwa kunjungan delegasi Indonesia ke Gaza bukanlah yang pertama kali. Namun kunjungan kali ini memiliki keunikan tersendiri. "Kunjungan dilakukan di saat bangsa Palestina tengah merayakan kemenangan dalam perang delapan hari. Kami banyak menerima ucapan selamat atas kemenangan ini," tegas Haniya.
Agresi Israel terhadap rakyat Palestina, jelas Haniya, memang sangat menyakitkan. Tetapi hal tersebut makin menguatkan bangsa Palestina untuk meraih kemenangan. "Kemenangan menjadi teman bangsa Palestina," tandasnya.
Ke depan Haniya terus mengharapkan kontribusi yang besar pemerintah dan rakyat Indonesia untuk memerdekakan Palestina.
Sebelumnya, Kamis siang relawan KNRP bersama rombongan Komisi I DPR juga diterima oleh Parlemen Palestina di Gedung Parlemen di Gaza. Wakil Ketua Parlemen Palestina Ahmad Bahar menerima langsung delegasi Indonesia.
Ia juga mengucapkan terima kasih atas dukungan dan bantuan Pemerintah dan rakyat Indonesia atas perjuangan bangsa Palestina.
Sumber : KLIK DISINI

PALESTINA INGIN SEPERTI INDONESIA

Duta Besar Palestina Fariz N. Mehdawi/Uckit (JDI)

Jihad-Defence-Indonesia - Jakarta : Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Fariz Mehdawi, mengatakan setelah merdeka nanti, Palestina ingin seperti Indonesia. "Demokrasi bukan soal perbedaan, seperti Indonesia bersatu, Bhineka Tunggal Ika," katanya usai peringatan Hari Solidaritas Internasional untuk Rakyat Palestina yang digelar di Gedung Cipta II Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Kamis, 29 November 2012.

Hari peringatan kali ini menjadi spesial. Sebab, besok pagi waktu setempat akan ada pemungutan suara di Perserikatan Bangsa-Bangsa, soal status Palestina. Jika banyak suara mendukung Palestina, maka status Palestina di PBB akan berubah menjadi ''non member observer state'', dari yang sebelumnya ''non member observer entity''

Dari kenaikan status tersebut, menurut Hasan, setidaknya PBB melakukan resolusi, lantaran bisa jadi status tersebut merupakan pengakuan internasional bagi Palestina sebagai suatu negara.

Sekretaris Jenderal PBB, Ban Ki-Moon, mendukung perubahan status Palestina menjadi ''non member observer state''. Ia merasa langkah tersebut bisa menjadi awal perwujudan perdamaian.

Sumber : KLIK DISINI

PBB : STATUS PALESTINA ADALAN NEGARA PENINJAU

Ratusan warga Palestina berkumpul mengibarkan bendera negaranya di Ramallah Tepi Barat merayakaan kemenangan atas Palestina di sidang umum PBB. .
Jihad-Defence-Indonesia - New York : Kamis sore waktu New York, 29 November 2012, merupakan momen bersejarah bagi Palestina. Sebab, status Palestina di Perserikatan Bangsa-Bangsa baru saja mengalami perubahan.

Kini, Palestina memiliki status non-member observer state alias negara peninjau. Status tersebut memang bukan berarti Palestina lantas menjadi anggota penuh PBB, namun setidaknya PBB mengakui Palestina sebagai negara.

"Pengesahan Palestina menjadi non-member observer state di PBB memiliki simbol politik yang sangat penting dalam diplomasi," kata Menteri Luar Negeri RI Marty Natalegawa dalam keterangan tertulis, Jumat, 30 November 2012.

Sebelumnya, Palestina yang masih berstatusnon-member observer entity gagal melakukanbidding untuk menjadi anggota PBB secara penuh. Kemudian Palestina melakukan biddingalternatif untuk mengubah statusnya menjadi non-member observer state.

Adapun kegagalan Palestina dalam melakukan bidding menjadi anggota PBB, salah satunya, karena keberadaan Hamas, yang membuat negara tersebut dicap oleh PBB ''bukan negara yang cinta damai''.

Akhirnya, melalui pemungutan suara para anggota PBB yang digelar sore hari waktu New York atau Jumat dinihari waktu Indonesia, status Palestina sebagai negara diakui. Indonesia mendukung hasil pemungutan suara tersebut. 

Marty mengatakan, dukungan Indonesia bukan hanya ketika pemungutan suara digelar, namun juga ketika ikut memprakarsai resolusi perubahan status Palestina. Indonesia dan beberapa negara lain yang ikut memprakarsai disebut co-sponsor.

Sumber : KLIK DISINI

PBB RESMI AKUI PALESTINA SEBAGAI NEGARA



Jihad-Defence-Indonesia - Sidang Majelis Umum PBB, Kamis, 30 November 2012 dengan suara mayoritas mensahkan peningkatan status Palestina di PBB dari "kesatuan" jadi "negara non-anggota". Peningkatan status ini menjadi pengakuan simbolis dan tersirat badan dunia itu terhadap negara Palestina.

Sebanyak 193 negara anggota PBB memberi suara. Dari jumlah itu, 138 negara mendukung pemberian status baru bagi Palestina. Adapun yang menentang sembilan negara dan yang abstain 41 negara.  Kanada, Israel, dan Amerika Serikat menentang rancangan pemberian status ini.

Adapun para pionir pendukung rancangan resolusi itu ada 70 negara. Mereka antara lain Cina, Aljazair, Angola, Brazil, Kuba, Jordania, Kenya, Nigeria, Pakistan, Peru, Qatar, Senegal, Afrika Selatan, Tajikistan, Venezuela, dan Zimbabwe. 

Setelah Vuk Jeremic, Presiden Pertemuan ke-67 Sidang Majelis Umum mengumumkan hasil pemungutan suara itu. Sambutan meriah datang dari ruang sidang Majelis Umum. Banyak duta besar dan diplomat menyalami Presiden Palestina Mahmoud Abbas guna menyampaikan ucapan selamat mereka.

Sumber : KLIK DISINI

138 NEGARA DUKUNG PALESTINA JADI NEGARA

138 Negara Dukung Palestina Jadi Negara  
Hasil voting negara anggota PBB atas pengakuan Palestina sebagai negara, terlihat dalam layar di markas PBB di New York. Hasil voting menunjukan 139 negara setuju mengakui Palestina, 9 menolak, dan 41 memilih abstain. 


Jihad-Defence-Indonesia - Kabar gembira bagi seluruh rakyat Palestina. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengakui Palestina sebagai Negara Peninjau.
Lebih dari 130 negara telah memberikan suara mereka atas status baru Palestina dalam sidang Majelis Umum PBB yang digelar Kamis, 29 November 2012. Tepatnya 138 negara mendukung, sembilan tidak setuju, dan 41 abstain. Kanada, Israel, dan Amerika Serikat menentang rancangan pemberian status ini.
Adapun para pionir pendukung rancangan resolusi itu ada 70 negara. Mereka antara lain Cina, Aljazair, Angola, Brasil, Kuba, Yordania, Kenya, Nigeria, Pakistan, Peru, Qatar, Senegal, Afrika Selatan, Tajikistan, Venezuela, dan Zimbabwe.
Status baru Palestina ini akan memberi kekuatan bagi negara tersebut untuk menantang Israel di forum hukum internasional atas tindakan mereka yang menduduki wilayah Tepi Barat. Termasuk juga penyelesaian pembangunan dan membantu memperkuat otoritas Palestina, setelah pelemahan karena perang antara kelompok Hamas melawan Israel.
Presiden Palestina Mahmoud Abbas menyatakan sangat senang dengan keputusan tersebut. "Sidang Majelis Umum telah dipanggil untuk mengeluarkan sertifikat lahirnya negara Palestina," kata dia di dalam ruang sidang.
Abbas juga menekankan bahwa negaranya sangat mengecam rasialisme dan kolonialisme yang dilakukan Israel. Pernyataannya itu ditujukan bagi dua pihak, yaitu Israel dan kelompok Hamas.
Pernyataan Abbas itu langsung ditanggapi oleh Perdana Menteri Israel Benyamin Netanyahu. Menurut dia, seluruh dunia telah menyaksikan pidato Abbas yang berisi dusta dan fitnah bagi pasukan pertahanan Israel juga penduduk Israel. "Seseorang yang menginginkan perdamaian seharusnya tidak berbicara seperti itu," kata dia.
Sumber : KLIK DISINI

Kamis, 29 November 2012

CHINA BELI 24 JET TEMPUR SUKHOI SU-35BM DARI RUSIA


Jihad-Defence-Indonesia - Perusahaan eksportir senjata Milik negara Rusia, Rosoboronexport telah menandatangani kesepakatan awal dengan Departemen Pertahanan Nasional Cina (MND) untuk penjualan pesawat tempur Sukhoi Su-35BM multi-peran .

Sebanyak 24 Su-35 pejuang canggih akan diberikan kepada Tentara Pembebasan Rakyat Angkatan Udara (PLAAF) di bawah kontrak $ 1,5 miliar.

Kontrak ini diharapkan akan ditandatangani baik pada 2013 atau 2014.

Rincian perjanjian dibahas oleh  menteri pertahanan Rusia Sergey Shoygu dan Presiden China Hu Jintao dalam pertemuan baru-baru ini diadakan di Beijing, seperti dilansir Times Taipei.

Pada bulan Maret 2012, seorang pejabat industri pertahanan yang dirahasiakan dikutip oleh harian lokal Kommersant Rusia mengatakan bahwa kedua belah pihak awalnya menyetujui penjualan 48 pesawat Su-35 di bawah kesepakatan $ 4 miliar.

Penjualan Su-35, awalnya diminta oleh China pada 2011, ditolak oleh Pemerintah Rusia takut reverse engineering dan menyalin dari pesawat tempur, mirip dengan pesawat Su-27SK.

Moskow menuduh bahwa China menyalin dan menjiplak Su-27SK dan diam-diam mengembangkan varian dasar, J-11B, setelah mengamankan lisensi produksi $ 2.5bn untuk membangun 200 pesawat tempur Su-27SK , dijuluki J-11A, menggunakan Rusia disediakan kit pada tahun 1995 .


Kontrak dibatalkan oleh Rusia setelah pengiriman 95 pesawat pada tahun 2006 setelah menemukan pengembangan J-11B Pesawat Terbang pabrikan  Shenyang Cina dengan dibangun avionik dan senjata.

Dirancang oleh Sukhoi dan diproduksi oleh KNAPPO, Su-35BM didasarkan pada Su-27 dan dikembangkan sebagai pesawat tempur superioritas udara kemampuan canggih untuk secara bersamaan melakukan target udara ganda menggunakan kedua rudal dan terarah dan sistem senjata.

Pesawat ini didukung oleh dua Saturnus / UFA AL-31F turbofan mesin 117S dan juga dilengkapi dengan berbagai senjata jarak jauh, menengah dan jarak pendek dan amunisi udara dipandu untuk operasi anti-radar dan anti-kapal.
Sumber : KLIK DISINI

ANGKATAN LAUT RUSIA-INDIA ADAKAN LATIHAN PERANG DI LAUT LEPAS PANTAI MUMBAI

Jihad-Defence-Indonesia - Tiga kapal perang Rusia akan masuk Mumbai hari ini untuk menggelar latihan angkatan laut gabungan, kode-bernama 'INDRA', dengan Angkatan Laut India dari tanggal 2 Desember.

Dua hari latihan angkatan laut akan diselenggarakan di lepas pantai Mumbai dari 2 Desember di mana India akan diwakili oleh Delhi  Kapal Perusak Kelas INS Mysore dan fregat Kelas Tabar  dipandu rudal bersama dengan berbagai jenis pesawat di kepolisian, pejabat Angkatan Laut mengatakan sini .

Sisi Rusia telah datang dengan perusak  Kelas Marshal Shaponishkov, armada kapal tug Alatau dan armada tanker Irkut untuk latihan, kata mereka.

Angkatan laut India dan Rusia telah terlibat satu sama lain dalam latihan bersama untuk beberapa tahun terakhir. Para tentara dari kedua belah pihak juga mengadakan latihan mereka di bawah INDRA kode nama yang sama.


Baru-baru ini, tentara India telah mengirimkan pasukannya ke Rusia untuk latihan antara Angkatan Darat ke Angkatan Darat di provinsi dekat perbatasan China-Mongolia sana.

Sejak tahun 2003, India dan Rusia telah melakukan lima kali latihan angkatan darat bersama dengan kode nama  seri INDRA dan latihan angkatan laut. Latihan tersebut terakhir diadakan antara unit militer kedua negara di India pada bulan Oktober 2010.
Sumber : KLIK DISINI