Minggu, 16 Maret 2014

MENGENAL KENDARAAN TEMPUR BTR-4 YANG AKAN MEMPERKUAT MARINIR TNI-AL

BTR-4
 
Jihad-Defence-Indonesia - Jakarta : Seperti yang telah diberitakan, agen ekspor impor 

persenjataan Ukraina "SpetsTechnoExport" telah memenangkan tender pembelian 

kendaraan lapis baja untuk keperluan Korps Marinir dengan menawarkan BTR-4 yang 

diproduksi oleh Biro Desain Kharkiv Morozov Machine Building (KMDB) Ukraina. 
 

Kontrak ini masih merupakan langkah awal dari program pembelian kendaraan lapis baja 

Korps Marinir. Jika kontrak sudah terlaksana, 50 kendaraan serupa juga akan dibeli. Juga

 perlu dicatat bahwa kemenangan Ukraina atas tender BTR-4 merupakan hasil kerja keras 

dan perjuangan panjang untuk menyisihkan kompetitor berat mereka yaitu eksportir dari 

Rusia. 
 

Sejak era 60-an, sistem senjata yang menjadi pilihan Korps Marinir sebagian besar berasal 

dari Eropa Timur, termasuk kendaraan lapis baja yang terbaru yaitu BVP-2 dan BMP-3F 

yang masing-masing berasal dari Slovakia dan Rusia. Selain itu, Korps Marinir juga memiliki 

kesan mendalam pada sosok kendaraan lapis baja beroda 8x8, sebut saja BTR-80A yang

 dimpor dari Rusia, meskipun hanya dimiliki 12 unit, tapi BTR-80A sangat andal dalam

 mendukung misi batalyon mekanis TNI dalam kontingen pasukan penjaga perdamaian PBB

 di Lebanon (UNIFIL). 
 
BTR-4 
 
BTR-4
BTR-4 adalah kendaraan lapis baja angkut personel beroda 8x8 yang dirancang oleh Biro 

Desain Kharkiv Morozov Machine Building (KMDB), yang mana adalah perusahaan swasta 

Ukraina. Prototipe BTR-4 pertama kali diperkenalkan saat pameran Aviasit 2006 yang 

diadakan di Ukraina pada bulan Juni 2006. 

 
 
 
 

BTR-4 cocok digunakan oleh pasukan reaksi cepat dan Korps Marinir. Kendaraan tempur 

yang mampu mengangkut hingga 10 tentara (termasuk awak) ini didesain untuk 

dioperasikan di jalan dan lintas negara dalam iklim yang ekstrem dan cuaca buruk baik siang 

maupun malam dengan kisaran suhu -40 sampai +55 derajat Celcius. 
 
Persenjataan 
 
BTR-4
Dalam konfigurasi standar, BTR-4 dilengkapi dengan stasiun senjata GROM yang terdiri 

dari senjata 30 mm dengan 360 putaran, peluncur granat otomatis 30 mm dengan 150 

putaran, senapan mesin 7,62 mm dengan 1.200 putaran dan 4 peluncur rudal anti tank 

Konkurs dan Baryer. 

Selain dilengkapi dengan stasiun senjata GROM, BTR-4 juga dapat dilengkapi dengan 

stasiun senjata Shkval atau BAU 23x4. Modul Shkval terdiri dari senjata 30 mm dengan 360

 putaran, peluncur granat 30 mm dengan 150 putaran, senapan mesin 7,62 mm dengan 

2.000 putaran dan dua rudal anti-tank Konkurs atau Baryer. 

Sedangkan BAU 23x2 terdiri dari dua senjata otomatis 23 mm dengan 400 putaran dan 

satu senapan mesin 7,62 mm dengan 2.000 putaran. 

 
 
Desain Dan Perlindungan 
 

BTR-4 berdimensi panjang 7,65 m, lebar 2,9 m, tinggi 2,93 m dan dan berbobot 17,5 ton. 

Tata letak kendaraan ini mirip dengan kendaraan lapis baja Pandur (Austria), Piranha 

(Swiss), dan Patria AMV (Finlandia) - pengemudi dan komandan duduk di depan lambung,

 mesin di tengah, pasukan berada di belakang. Pasukan keluar-masuk melakui pintu 

belakang. 
 
 

Lambung BTR-4 terdiri dari tiga kompartemen yaitu kompartemen depan yang merupakan 

stasiun mengemudi, kompartemen tengah sebagai 'powerplant' kendaraan, dan 

kompartemen belakang yang merupakan kompartemen personel. 

 
 
BTR-4 inside
 
 
 
BTR-4 versi standar menawarkan perlindungan balistik terhadap senjata api kaliber 

menengah. Juga dapat dilengkapi dengan add-on armour, yang akan memberikan

 perlindungan yang lebih optimal. Kendaraan ini memiliki desain perlindungan modular. 

BTR-4 terlindung dari senapan mesin 7,62 mm dari jarak berapa pun. 


Selain itu, set perlindungan tambahan juga dapat dipasang tergantung kondisi operasi. 

Misalnya untuk kondisi perkotaan, ditambahkan set perlindungan khusus untuk 

meningkatkan perlindungan terhadap peluncur granat dan ranjau. Sedangkan untuk 

penggunaan di daerah terbuka, ditambahkan perlindungan balistik dari amunisi kaliber 

hingga 30 mm. 
 
Mobilitas Dan Aksesoris 
 

BTR-4 bisa mengadopsi beberapa jenis mesin. Namun standar BTR-4 menggunakan mesin 

diesel 3TD two-stroke buatan Ukraina, dengan daya maksimum 500 hp (juga tersedia 600

 hp). Memberikannya kecepatan maksimum dan jangkauan  masing-masing 110km/jam dan 

690 km. Salah satu mesin lain yang bisa dilengkapkan pada BTR-4 adalah mesin diesel 

DEUTZ 4-stroke. Sedangkan untuk operasi amfibi, kendaraan ini didukung oleh waterjet. 
 

BTR-4 dilengkapi dengan sistem perlindungan dari bahaya nuklir, biologi dan kimia (NBC). 

BTR-4 sepenuhnya kendaraan amfibi, didorong didalam air dengan dua baling-baling yang 

terpasang di sisi belakang lambung. Sedangkan pengemudinya dilengkapi dengan sistem visi 

siang dan malam 
 
Varian 
 
 

KMDB juga sudah dan sedang mengembangkan beberapa varian dari BTR - 4. Diantaranya:
 
BTR-4K. Kendaraan pos komando dengan perlengkapan komunikasi modern, tujuh
awak dan berbobot 20 ton.


  • BTR-4Ksh. Kendaraan komando dan staf dengan bobot 18 ton.

  • BRM-4K. Kendaraan pengintai dengan enam awak, lengkap dengan peralatan intai 

          dan berbobot 20,7 ton.

  • BREM-4K. Kendaraan repair and recovery lengkap dengan crane dan winch yang 

           diawaki oleh 4 personel.

  • BSEM-4K. Kendaraan ambulan dengan bobot 18,6 ton.

  • MPO-4K. Kendaraan dukungan tempur dengan senjata 120 mm (40 putaran) dan 
 
          berbobot 21 ton.

  • BTR-4 BAU. Dengan dua senjata 23 mm pada turret. 

Sumber : KLIK DISINI

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar