Minggu, 25 November 2012

BOMB P-100 TNI-AU DARI MALANG


Bom P-100L
Jihad-Defence-Indonesia - Malang : Senjata yang satu ini belum termasuk produk dengan teknologi tinggi, terutama untuk kelas alutsista (alat utama sistem senjata). Justru yang menjadikannya populer karena senjata berjenis bom ini diadopsi sebagai andalan untuk misi serang darat jet tempur Sukhoi Su-27/Su-30 TNI AU.
Bom yang diberi label P-100 ini adalah buatan manukfatur lokal, PT. Sari Bahari, perusahaan Indonesia asal Malang yang bergerak di bidang pembuatan bom latih dan bom tajam yang digunakan untuk pesawat tempur berstandar NATO dan Rusia. Ada 2 versi P-100 yang ditawarkan Sari Bahari, yakni P-100L (live) dan P-100 (practise). Sesuai identitasnya, P-100L adalah bom tajam yang dibekali hulu ledak dan detenator (fuze), sedangkan P-100 (practise) diunakan untuk misi latihan, tidak dibekali hulu ledak dan detenator.
Detonator pada P-100L
bom P-100 (Practise)
Dalam ajang Indo Defence 2012 di Kemayoran awal November lalu, bom P-100 ikut dipamerkan ke khalayak. P-100L ditampilkan dengan warna hijau, berjenis bom ber-fragmentasi dengan daya ledak tinggi, fokusnya adalah untuk menghancurkan konsentrasi pasukan tempur dan fasilitas yang ada di pangkalan militer. Bahkan disebut-sebut daya ledaknya mampu menghancurkan kendaraan lapis baja. Selain warna hijau, ciri dari bom P-100L adalah adanya detenator pada ujung bom.
Sebaliknya bom P-100 (practise) digunakan untuk latihan pengeboman pada siang hari. Bom ini dirancang untuk melatih ketepatan pengeboman pada area yang ditentukan. Bila bom mendarat di permukaan akan muncul efek smoke sebagai penanda jatuhnya bom. Selain diadopsi oleh Sukhoi, bom P-100 juga dapat dilepaskan dari jet tempur NATO, seperti F-5E Tiger II dan F-16 Fighting Falcon.
Rangkaian P-100L
Bom P-100 juga dapat dipasangkan pada jenis jet tempur F-5E Tiger dan F-16 Fighting Falcon
Meski bukan termasuk smart bomb alias bom pintar, hadirnya P-100 yang produksi Dalam Negeri ini setidaknya dapat memperkuat etalase senjata pada Sukhoi TNI AU, selain telah hadirnya 10 unit rudal ASM (air to surface missile)/rudal udara ke permukaan jenis Kh-31P jarak menengah. (Haryo Adjie Nogo Seno)
Spesifikasi Bom P-100L
  • Kaliber  : 100
  • Berat Total  : 100 – 125 kg
  • Diameter  : 1100 mm
  • Fin Length  : 550 mm
  • Berat Hulu Ledak   : 43 kg
  • Detenator  : AVU-ETM
Spesifikasi Bom P-100 (Practise)
  • Kaliber  : 100
  • Berat Total  : 100 kg
  • Diameter  : 273 mm
  • Fin Length  : 550 mm
  • Smoke content   : TiCL 4PA – Grade.
Sumber : KLIK DISINI

Tidak ada komentar:

Posting Komentar