Sabtu, 08 Februari 2014

ANGKATAN LUAT CHINA MAJU LEBIH CEPAT DARI PERKIRAAN AMERIKA SERIKAT

Jihad-Defence-Indonesia - WASHINGTON : Angkatan Laut China memiliki rencana 

ambisius untuk meningkatkan jumlah armada kapal perang dan kapal selam berikut 

persenjataan maritim dan sensor dalam 15 tahun ke depan, Angkatan Laut Amerika Serikat 

(AS) melaporkan.
 

Kantor Intelijen Angkatan Laut AS, ONI, memberikan penilaian terhadap Angkatan Laut 

China yang tertuang dalam Laporan Ekonomi dan Keamanan China ke pemerintah Amerika 

Serikat. Pejabat ONI menemukan bahwa Angkatan Laut China telah berkembang dari yang 

awalnya hanya kekuatan littoral (pesisir) menjadi kekuatan yang mampu menjalankan 

berbagai misi atau dengan kata lain mampu menyerang target yang jauhnya ratusan mil 

dari daratan China.
 

Menurut laporan yang pertama kali diterbitkan oleh USNI (US Naval Institute), Angkatan 

Laut China memiliki 77 kapal kombatan, lebih dari 60 kapal selam, 55 kapal amfibi dan 

sekitar 85 kapal rudal. Laporan itu menjelaskan bahwa lebih dari 50 kapal angkatan laut 

telah diluncurkan dan ditugaskan pada tahun 2013, jumlah yang sama juga direncanakan 

untuk tahun 2014.
 

"Di era 1990-an, hampir semua kapal perang dan kapal selam China pada dasarnya hanya 

mampu untuk menjalankan misi tunggal (single platform), tidak dilengkapi peralatan yang 

memadai untuk dioperasikan di luar dukungan pertahanan darat," kata ONI. Namun 

sekarang, kapal perusak terbaru China, Luyang III-class DDG, yang kemungkinan akan 

mulai dioperasikan pada tahun ini, telah dilengkapi dengan sistem radar array bertahap 

canggih.
 

Dengan platform multi-misi baru, kapal-kapal perang China saat ini mampu menembakkan 

rudal jelajah canggih anti kapal (ASCM) dengan jangkauan yang lebih jauh. Laporan juga 

menjelaskan bahwa Luyang III juga telah dilengkapi dengan peluncur vertikal ASCM. 

Luyang III juga akan dilengkapi dengan rudal anti kapal selam, dan akhirnya akan 

dilengkapi dengan rudal jelajah untuk menyerang daratan.
 

 
"China telah banyak berinvestasi dalam pengembangan sistem pengintaian maritim untuk 

level nasional dan taktis, serta sistem komunikasi dan pertukaran data untuk 

memungkinkan pengiriman data target secara akurat dan real time," laporan itu 

menambahkan.
 

Intelijen Angkatan Laut AS meyakini bahwa 85 persen armada Angkatan Laut China akan 

benar-benar dianggap "modern" oleh Amerika Serikat pada tahun 2020.
 

Laporan ini juga menyinggung soal Liaoning, kapal induk pertama Angkatan Laut China 

yang ditugaskan pada September 2012 lalu. Hingga kini China masih terus mempelajari 

bagaimana agar armada angkatan lautnya berflatform multi misi. Di tahun 2020 nanti, 

kapal-kapal induk China akan benar-benar siap untuk mendukung operasi armada.

 
"China saat ini masih mempelajari kerumitan untuk bagaimana mengoperasikan pesawat 

tempur sayap tetap dari dek kapal induk," menurut laporan.

 
ONI juga mengangkat kekhawatiran tentang kekuatan kapal selam China yang berkembang 

di luar dugaan. Pada tahun ini China mungkin segera mengoperasikan kapal selam nuklir 

balistik kelas Jin. Pengoperasian kapal selam nuklir kelas Jin akan menjadi tonggak sejarah 

baru bagi China untuk kemampuan nuklir angkatan lautnya, kata laporan itu.
 

 
Kapal selam kelas Jin
 
 
"Kapal selam kelas Jin akan menembakkan rudal balistik JL-2, yang memiliki jangkauan 

4.000 mil laut dan sangat mungkin bagi Jin untuk menyerang Hawaii, Alaska dan bagian 

barat benua Amerika dari perairan Asia Timur," ONI menilai.
 

 
Laporan juga mengatakan bahwa China saat ini memiliki lima kapal selam serang nuklir, 

empat kapal selam rudal balistik nuklir, dan 53 kapal selam serang bertenaga diesel.
 

 
Secara keseluruhan, dalam 10 tahun terakhir armada kapal selam China telah meningkat 

dengan cepat dalam hal teknologi senjata ofensif. Satu dekade lalu, hanya beberapa kapal 

selam China yang mampu menembakkan rudal jelajah canggih anti kapal. Sekarang, lebih 

dari setengah kapal selam konvensional China telah dikonfigurasi untuk menembakkan 

ASCM, kata laporan itu.
 

"Kapal selam serang rudal Type-095, yang akan dibangun China di masa mendatang, 

mungkin akan mampu menyerang daratan," terang laporan. Dengan lebih ditingkatkan lagi 

nantinya, kapal-kapal selam China akan mampu menyerang seluruh pangkalan militer AS di 

mana pun, laporan tersebut menambahkan.

 
Dilihat dari tren saat ini, dalam 10 tahun ke depan Angkatan Laut China akan bertransformasi menjadi angkatan laut modern, berteknologi tinggi, berpengaruh dan berjangkauan global.
 

"10 tahun ke depan, China akan bertransisi dari angkatan laut pantai menjadi angkatan laut yang mampu melaksanakan misi ke seluruh dunia," terang ONI.

Sumber : KLIK DISINI

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar