Selasa, 06 November 2012

ISRAEL TAKUT SERANG IRAN

foto
Perdana menteri Israel Prime Minister Benjamin Netanyahu. AP/Ariel Schalit

Jihad-Defence-Indonesia - Tel Aviv : Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Menteri Pertahanan Ehud Barak, pada 2010, memerintahkan angkatan bersenjata menyiapkan serangan ke instalasi nuklir Iran, meskipun perintah itu kemudian dibatalkan. Demikian siaran televisi Israel, Ahad, 4 November 2012.
Menurut televisi swasta Channel 2, perintah itu tidak jadi dilaksanakan setelah mendapat tantangan dari Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Gabi Ashkenazi dan Kepala Dinas Intelijen Mossad, Meir Dagan.
Pada pertemuan para menteri utama, Netanyahu menyampaikan keputusannya untuk memerintahkan pasukan militer bersiap diri melakukan serangan dengan persiapan "P plus", yang artinya pasukan harus siap beraksi.
"Namun keputusan tersebut ditentang Dogan," lapor Channel 2. Sebagai catatan, keputusan melancarkan serangan melawan Iran dapat diambil hanya oleh kabinet pertahanan dari 15 menteri yang ada di kabinet Netanyahu. "Ashkenazi juga takutbahwa persiapan perang akan menciptakan fakta-fakta baru di lapangan."
Barak mengatakan kepada Channel 2 bahwa Ashkenazi telah berbicara kepada Netanyahu yang menyebutkan angkatan bersenjata Israel sesungguhnya tidak siap dan tidak disiapkan melakukan operasi militer melawan Iran.
Menurut Barak, keputusan itu merupakan level peringatan untuk "tidak benar-benar perang". Oleh karena itu, rencana penyerangan tersebut akhirnya dibatalkan.
Situs harian Haaretz mengatakan, setelah tidak menjabat, Ashkenazi mengatakan kepada rekan dekatnya dari angkatan bersenjata, bila Israel benar-benar melaksanakan penyerangan ke Iran, hal itu merupakan sebuah kesalahan strategis. Sedangkan Dagan, ketika sudah keluar dari Mossad, menyebut serangan ke Iran merupakan tindakan bodoh.
Israel dan negara-negara Barat takut bila Iran membangun instalasi senjata nuklir yang dapat digunakan untuk menghadapi Israel dan negara-negara lain. Iran berdalih bahwa program nuklir yang dikembangkan itu semata-mata untuk tujuan damai. Para ahli memperkirakan, Israel, yang tak pernah mengaku memiliki rudal nuklir, telah memiliki sedikitnya 200 rudal berkepala nuklir.
Sumber : KLIK DISINI

Tidak ada komentar:

Posting Komentar