Rabu, 15 Agustus 2012

LAPAN DAN CLTC (CHINA) AKAN MEMBANGUN STASIUN BUMI TT&C DI LAPAN PARE-PARE



Jihad-Defence-Indonesia - Sebagai kelanjutan peningkatan hubungan kerjasama pengembangan teknologi antariksa antara Indonesia dan China, maka selain kerjasama operasi kendali peluncuran satelit Navigasi (Compass) China dengan menggunakan kapal MV.Yuanwang, China juga akan membangun kerjasama operasi stasiun bumi TT&C yang rencananya akan dibangun di Kompleks LAPAN Pare-Pare. Stasiun Bumi TT&C ini pembangunannya akan dimulai pada tahun 2013 dan dioperasikan pada tahun 2014. Stasiun bumi ini nantinya akan menjadi salah satu stasiun bumi TT&C dalam jaringan stasiun bumi TT&C milik CLTC (China Satellite Launch and Tracking Control General) China dalam mendukung operasi kendali peluncuran satelitnya.

Sejauh ini CLTC telah membangun beberapa stasiun bumi TT&C diberbagai Negara untuk mendukung operasi kendali satelit mereka yaitu:
  1. Karachi (Pakistan) – 1999; meliputi S band TT&C system, C band communication, VHF space-ground communication,
  2. remote MNC system Namibia – 2001; meliputi S band TT&C system dan C band communication.
  3. BSC-Malindi Kenya- S band TT&C system dan C band communication Santiago Ground Station Facility
  4. SSC-Chile - S band TT&C system Esrange Space Center –
  5. Western Australia; S band TT&C system and C band communication.
Disamping itu CLTC juga telah membangun TT&C interconnection dengan beberapa space agency Negara lain untuk kebutuhan operasi bersama seperti CNES (perancis), Swedish Space Corporation dan ESA.
Untuk memulai rencana pembangunan Stasiun Bumi TT&C di Pare-Pare tersebut maka, pada tanggal 10-14 Juli 2012 Tim CLTC (China Satellite Launch and Tracking Control General) sebanyak 8 orang yang didampingi oleh Tim PUSTEKSAT (2 orang), Tim KSH LAPAN (2 orang) yang dibantu oleh Tim dari BPJ LAPAN Pare-pare melakukan survey lapangan di LAPAN Pare-pare yang meliputi survey lokasi untuk mencari posisi yang sesuai untuk pembangunan stasiun bumi TT&C, survey geologi (kandungan tanah, earth grounding), Survey lingkungan dan Test EME (Electromagnetic Environment) untuk meyakinkan bahwa sistem yang akan dibangun tidak berpengaruh (interfere) dan dipengaruhi oleh sistem komunikasi lain yang ada disekitar kota Pare-Pare. Stasiun bumi yang akan dibangun di Parepare meliputi stasiun bumi TT&C S band dengan diameter antena 5.5 meter dan stasiun bumi komunikasi dengan diameter antena 7.3 meter.
Sistem ini nantinya akan digunakan untuk melakukan operasi Telemetry Tracking dan Command terhadap kegiatan peluncuran satelit China. Kendali terhadap roket peluncur dan satelitnya selama fase LEOP (Launch and Early Orbit Phase) yang system komunikasinya terkoneksi dengan Xian Spase Control Center (XSCC) di China. Stasiun Bumi ini akan dioperasikan hanya ketika saat peluncuran Roket/satelit pada fase LEOP dan special support saja. Diperkirakan akan ada peluncuran satelit sebanyak 5 kali dalam setahun yang akan dikendalikan melalui stasiun bumi TT&C CLTC Pare-pare ini.
Dalam kerjasama ini pula LAPAN akan memasukkan beberapa hal penting dalam membangun kerjasama yang saling menguntungkan, diantaranya adalah akan mengirim engineer untuk training di Xian SCC-China, menerima data satelit China Earth Resources Satellite (CIBERS dan Beijing-1), Environmental and Disaster Monitoring Satellite System (HJ-1A, HJ-1B dan HJ-1C) yang membawa sensor Optic juga SAR dengan membuat sistem penerima langsung di Stasiun Bumi LAPAN Pare-pare juga mengusulkan untuk Free Piggyback Launch untuk satelit Mikro yang dibuat LAPAN. Detail MoU dan Implementing Arrangement akan dibahas dan difinalkan untuk memayungi kerjasama ini oleh KSH LAPAN.
Sumber : KLIK DISINI

Tidak ada komentar:

Posting Komentar