Jumat, 31 Mei 2013

WARTAWAN PAKISTAN: PESAWAT ISRAEL DAN TURKI ANGKUT TERORIS KE SURIAH



Jihad-Defence-Indonesia - ISLAMABAD : Anasir-anasir Wahabi dan anggota Al Qaeda diangkut ke perbatasan Suriah dengan menggunakan pesawat-pesawat Turki. 

Alalam (29/5) melaporkan, Zubair Khan, wartawan surat kabar Pakistan mengatakan, Turki menggali kuburannya sendiri dengan mengikuti langkah Salafi garis keras Arab Saudi.

Jurnalis Pakistan itu menulis, "Saudi dan Amerika Serikat saling bekerjasama mendukung kelompok Takfiri Salafi dengan maksud agar tercipta pemerintahan garis keras di Suriah. Turki sama halnya dengan Pakistan, ia berhadapan dengan masa depan yang suram. Pasalnya tidak lama lagi, kelompok Salafi Takfiri akan  memulai proyek luas pengkafiran, kerusuhan dan kejahatan anti-Muslim Sunni, Sufi dan Syiah serta kelompok lainnya di Turki. Terutama kelompok Alawi Turki yang 25 persen dari total jumlah penduduk Turki didominasi oleh mereka, akan mengalami nasib serupa dengan Muslim Syiah Pakistan, mereka akan terseret ke dalam krisis dan pembantaian."

"Sudah tiba saatnya rakyat Turki memprotes pemerintahan Ankara untuk berhenti mendukung kelompok Salafi Takfiri di Suriah," katanya.

Pemerintah, khususnya militer Pakistan juga, kata Khan, harus segera menghentikan pengiriman para Salafi Takfiri dan gerombolan Wahabi, Deobandi ke Suriah lewat Turki.

Menurut keterangan Khan, jalur penerbangan Turki digunakan untuk memindahkan anasir-anasir Al Qeda Pakistan ke perbatasan Suriah. Para teroris yang berasal dari wilayah Waziristan, Pakistan itu diangkut ke perbatasan Turki-Suriah, provinsi Hatay dalam pesawat dengan nomor penerbangan 709 Airbus pada tanggal 10 September 2012. Pesawat itu dikabarkan berhenti untuk sementara di Istanbul.

Lebih lanjut Khan menjelaskan, "Badan intelijen Turki memindahkan 93 teroris Taliban dan Al Qaeda dari Waziristan ke provinsi Hatay dekat perbatasan Suriah. Ke 93 orang itu adalah anasir Al Qaeda yang berasal dari Saudi, Kuwait, Yaman, Afghanistan dan warga Arab Pakistan."

Berita yang lebih mencengangkan, katanya adalah, para Salafi garis keras Pakistan menggunakan pesawat-pesawat rezim Israel, El Al agar mendapat pelayanan yang lebih baik.


Sumber : KLIK DISINI

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar