Kamis, 28 Juni 2012

Iran Siap Jadi Penengah Turki-Suriah

militaryphotos.netSalah satu pesawat F-4 AU Turki

TEHERAN, KOMPAS.com - Iran bersedia membantu Suriah dan Turki menemukan penyelesaian konflik kedua negara terkait penembakan pesawat tempur Turki oleh Suriah, sementara negara-negara NATO menggelar pertemuan darurat terkait insiden itu.

Penembakan pesawat Turki oleh Suriah merupakan "masalah yang sensitif" yang juga menjadi keprihatinan Teheran, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran dalam menyatakan, Selasa (26/6/2012). 

"Kami akan menggunakan hubungan baik kami dengan kedua negara itu menyelesaikan masalah itu," kata Ramin Mehmanparast dalam keterangan pers mingguannya. Dia berharap "pemain-pemain kunci di kawasan itu" mampu meredam ketegangan akibat insiden itu dan mencegah negara-negara lain terseret di dalamnya.

"(Konflik) itu diselesaikan melalui pengendalian diri dan negosiasi dan (kedua pihak) seyogyanya menghindari tindkan yang mengganggu keamanan kawasan," papar Mehmanparast.

"Kami berharap masalah ini bisa cepat diselesaikan," tegasnya.

Sistem pertahanan udara Suriah menembak jatuh pesawat tempur Phantom F-4 milik Turki di perairan Mediterania. Damaskus berkeras pesawat itu ditembak di wilayah udaranya dan menyebut penerbangan itu "pelanggaran terang-terangan kedaulatan Suriah".

Sebaliknya, meskipun mengakui pesawatnya sempat "nyasar" ke wilayah udara Suriah, Turki menyebut penembakan itu "tindakan permusuhan paling serius". Turki kemudian meminta NATO menggelar pertemuan darurat untuk membicara masalah itu pada Selasa (26/6/2012).
Sumber :
AFP

Tidak ada komentar:

Posting Komentar